Doe de ‘Ciliwung’

A Nice Day

Morning at TU/e

Dommel River

Dommel River

Aktivitas Alam di Eindhoven

Aktivitas Alam

Pagi yang indah untuk memulai hari. Puji syukur, seperti yang telah direncanakan, hari ini saya dan istri kembali pergi keluar untuk menikmati hari. Agenda hari ini adalah melihat acara ‘Doe de Dommel’ di sepanjang sungai Dommel, Eindhoven. Dari awal sih niatnya mau menyusur sepanjang sungai tersebut, tapi karena ternyata sungainya memang cukup panjang dan kita berdua harus berjalan kaki, maka kita cuma bisa melihat atraksi seputar kampus TU/e saja.

Pertama kali datang, kita langsung melihat atraksi alam di sepanjang sungai Dommel. Ada permainan tali keseimbangan, tali luncur dan olahraga kayak. Tapi, kita memutuskan menunggu teman yang akan datang, mas Zalfani dan mbak Desi, tiba dulu, baru akhirnya kita mulai melihat-lihat atraksi tersebut. Jika diperhatikan, sebenarnya atraksi-atraksi ini memang ditujukan buat keluarga. Banyak anak-anak yang aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebuah konsep yang menarik. Karena sungai Dommel sepertinya memang sudah jadi bagian penting dari wisata kota di sini. Infonya bisa diperoleh di situs DommeldoorEindhoven.

Kayaking

Kayaking

Bertiga, Instruktur, Nelly dan Desi

Instruktur, Nelly & Desi

Boling Raksasa

Bowling

Selanjutnya, istriku, Nelly dan mbak Desi memutuskan untuk bermain kayak berduaan. Lucu banget ngeliat ekspresi Nelly yang ketakutan pas mau masuk kedalam sungai. Dan tampaknya, pengalaman pertama istriku ini, benar-benar akan membekas sekali sepanjang hidupnya :) . Walaupun setelah itu pegal-pegal, saya tahu dia pasti puas banget. Salut buatmu honey.

Mengakhiri hari ini kita jalan-jalan kearah patung bola boling besar didepan TU/e dan stasiun kereta. Awalnya sih, ngga ada rencana buat foto-foto, tapi setelah melihat turis lain foto-foto, kita berdua ngga tahan juga untuk ngga mengeluarkan kamera kita hi..hi..hi..

Mengaca dari aktifitas hari ini, saya jadi berpikir kota tempat tinggal saya, de Volk :) , :) Depok maksudnya. Ada ngga ya aktifitas seperti ini. Saya berpikir, alangkah baiknya bila ada panduan dan informasi mengenai wisata kota yang bisa diakses semua orang secara gratis tanpa harus berkunjung kesana kemari. Akhirnya saya liat situs Pemda Depok. Ehm, kosong melompong isinya. Padahal ada link yang tertulis wisata kota, wisata kuliner, bahkan jelas-jelas tertulis event hiburan masyarakat. Tapi semuanya kosong, tengok pula informasi di situs Wisata Melayu. Juga kosong. Paling-paling hanya ada satu tempat yang diberitakan Kompas.

Saya jadi ingat sungai Ciliwung, gimana ya kalo seandaianya warga Depok dan Pemda-Nya bisa memanfaatkan betul fungsi sungai buat mereka, mungkin ngga akan kalah dengan disini. Dari awal kota Depok pasti sudah punya yang namanya ‘Doe de Ciliwung’ alias Wisata Kali Ciliwung. Ehm, sounds interesting.

Mudah-mudahan ini bukan cuma kegundahan saya semata. Saya yakin banyak pihak dan keluarga di kota Depok yang mengerti betul arti Ciliwung buat mereka. Apalagi buat perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sepanjang  sungai Ciliwung. Saya pikir, aktifitas seperti kebersihan sungai dan dukungan terhadap aktifitas yang mengarah pada kecintaan kita akan lingkungan adalah juga tanggung jawab mereka.

Eindhoven, 7 Juli 2008


About this entry